Satu Langkah Menata Daulah, HAMIDA Bersinergi Untuk Garut Hebat

Portal Warta Bela Negara. Garut, Sabtu (30/8/2025), menjadi saksi lahirnya tekad baru para alumni Pondok Pesantren Miftahul Huda. Dalam suasana penuh khidmat, ratusan alumni dari berbagai wilayah berkumpul untuk menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dan Dewan Pengurus Koordinator (DPK) Himpunan Alumni Miftahul Huda (HAMIDA) Kabupaten Garut masa bakti 2025–2028.

Mengusung tema “Satu Langkah Menata Daulah, HAMIDA Bersinergi untuk Garut Hebat”, acara ini tidak hanya sekadar pelantikan formal, melainkan juga momentum berharga untuk meneguhkan ukhuwah, melestarikan nilai perjuangan pesantren, serta memperkuat peran alumni dalam membangun peradaban di tengah masyarakat.

Menghidupkan Warisan Spirit KH. Choer Affandy.

Pelantikan ini sekaligus menjadi refleksi perjuangan almarhum KH. Choer Affandy pendiri Pesantren Miftahul Huda yang semangatnya terus menginspirasi para kader dan alumni. Nilai dakwah, pendidikan, dan kebersamaan yang diwariskannya kini diteruskan melalui langkah konkret HAMIDA.

“HAMIDA hadir bukan sekadar untuk alumni, tetapi sebagai ruang kontribusi nyata bagi pesantren, masyarakat, dan bangsa,” tegas Ketua HAMIDA Garut, H. Aten Munajat, yang kembali dipercaya memimpin kepengurusan periode 2025–2028.

Dukungan Pemerintah dan Tokoh Masyarakat.

Kehadiran Bupati Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU, beserta jajaran Forkopimda, para ulama, kiai, dan tokoh masyarakat, semakin menegaskan bahwa HAMIDA dipandang sebagai mitra strategis pembangunan daerah.

Bupati Syakur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam:
“HAMIDA diharapkan mampu menjadi wadah strategis yang menggerakkan alumni untuk berperan aktif dalam pembangunan umat, bangsa, dan negara.”

Komitmen pada Tiga Pilar Pesantren

Dalam kepengurusan barunya, HAMIDA meneguhkan komitmen pada tiga pilar penting warisan pesantren:

1. Melahirkan ulama’ul ‘amilin – ulama yang mengamalkan ilmunya.

2. Imamal muttaqin – pemimpin yang bertakwa.

BACA JUGA  Masyarakat kampung Cileuleuy Gelar Jum'at Bersih dan melakukan Pengecoran Secara Swadaya

3. Muttaqin – umat yang beriman dan bertakwa.

Tiga pilar ini diyakini menjadi fondasi penting bagi HAMIDA untuk melahirkan program yang bukan hanya bermanfaat bagi alumni, tetapi juga memberikan dampak luas bagi masyarakat Garut.

Dari Garut untuk Indonesia.

Lebih dari satu bulan dipersiapkan, acara pelantikan ini juga dihadiri oleh perwakilan DPP HAMIDA, serta pengurus dari wilayah Bandung Raya, Tasikmalaya, Pangandaran, Ciamis, hingga Kota Tasikmalaya. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa sinergi HAMIDA telah melintasi batas daerah, menjadi jejaring alumni yang kuat dari pesantren untuk negeri.

Dengan semangat sami’na wa atho’na taat kepada guru, mengabdi untuk umat.HAMIDA Garut berkomitmen menghadirkan program inovatif berupa pengajian, pendidikan keagamaan, hingga kolaborasi dengan pemerintah daerah.

HAMIDA Garut kini bukan hanya simbol kebersamaan para alumni, tetapi juga motor penggerak kemajuan daerah. Dari pesantren, untuk masyarakat. Dari Garut, untuk Indonesia.(opx)