Portal Warta Bela Negara Garut02 april 2025.,Hari raya Idul Fitri adalah momen yang sangat dinantikan oleh banyak orang, di mana masyarakat merayakan kemenangan dengan berkumpul bersama keluarga setelah sebulan penuh berpuasa. Namun, bagi sebagian besar pegawai, terutama di instansi seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), momen tersebut tidak selalu identik dengan libur panjang. Sebaliknya, justru pada saat banyak pegawai lain menikmati waktu istirahat, Satpol PP menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan kewaspadaan yang lebih tinggi.
Kasatpol PP H Basuki Eko SH,.MH saat di wawancara awak media di sekitar jalan A yani kab Garut siang, Selama tiga hari terakhir, sejak Idul Fitri, Satpol PP yang dipimpin oleh Kasatpol PP Kabupaten Garut, H. Basuki Eko, SH, MH, tidak hanya melaksanakan tugas rutin, tetapi juga turut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama masa transisi pasca-Hari Raya. Dalam rangka menghadapi potensi gangguan Trantibum (Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat), Satpol PP melaksanakan pengawasan dan pemantauan (Wasdal) terhadap kondisi perkotaan. Selain itu, anggota Satpol PP juga diberi tugas untuk melakukan monitoring dan pengawasan terhadap para petugas yang bertugas di jalur mudik, yang sebagian besar diperbantukan untuk membantu Polres Garut dalam Operasi Ketupat Lodaya.
Operasi Ketupat Lodaya sendiri adalah salah satu operasi kepolisian yang rutin dilaksanakan saat momen mudik Lebaran, bertujuan untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan menjamin keamanan bagi para pemudik yang kembali ke kampung halaman atau bepergian untuk merayakan Idul Fitri. Dalam operasi ini, Satpol PP berperan aktif dalam menjaga ketertiban dan mendukung upaya kepolisian untuk menciptakan situasi aman dan kondusif, terutama di wilayah-wilayah yang ramai dilalui pemudik.
Tidak hanya itu, Satpol PP juga harus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan ketertiban yang mungkin muncul di wilayah perkotaan. Pasca-Hari Raya sering kali terjadi lonjakan kerumunan masyarakat yang berbelanja, berwisata, atau merayakan hari kemenangan dengan berbagai kegiatan. Hal ini berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban yang memerlukan perhatian khusus.
Kasatpol PP H. Basuki Eko, SH, MH, yang memimpin langsung kegiatan ini, mengungkapkan pentingnya kesiapsiagaan aparat di lapangan, terutama dalam menjaga ketentraman dan ketertiban di tengah keramaian masyarakat. “Meskipun banyak yang merayakan Idul Fitri dengan beristirahat, kami tetap bekerja keras untuk memastikan situasi aman dan kondusif. Kami juga ingin memastikan bahwa tidak ada gangguan Trantibum yang mengganggu kenyamanan masyarakat,” ujarnya.
Penting untuk dicatat bahwa tugas Satpol PP di masa transisi pasca-Hari Raya sangat krusial, terutama dalam menjaga suasana aman dan damai pasca-libur panjang. Tanpa adanya pengawasan yang memadai, risiko gangguan ketertiban dapat meningkat, dan Satpol PP menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,pungkasnya.
(Taofik hidayat)