Portal Warta Bela Negara Garut, 29 Agustus 2025 –Kisah pilu menimpa seorang warga bernama Ibu Asih, asal Kampung Jaha RT 01/RW 11, Desa Tegal Gede, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut. Dulu, sebelum sakit, Ibu Asih dikenal sebagai seorang pedagang yang berusaha keras demi menghidupi keluarganya.
Namun, beberapa tahun terakhir, Ibu Asih mengalami gangguan mental akibat tekanan hidup yang berat. Ia memiliki empat orang anak, dan putri sulungnya, Isah, juga mengalami gangguan jiwa. Kondisi keluarga semakin memburuk setelah Ibu Asih disebut-sebut mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dari suaminya, baik secara verbal maupun psikis.
Harta benda keluarga habis untuk biaya pengobatan Isah yang tak kunjung pulih. Akibatnya, kini Ibu Asih dan anaknya harus menjalani hari-hari dengan kondisi memprihatinkan. Berdasarkan informasi warga, keduanya ditempatkan di sebuah gubuk sederhana di kebun, jauh dari kondisi layak manusiawi.
Warga Desa Tegal Gede menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. Mereka berharap ada perhatian serius dari pemerintah desa, pemerintah daerah Kabupaten Garut, hingga tingkat provinsi.
Kami warga desa Tegal gede memohon agar pemerintah Dapat membantu pengobatan ibu asih dan anak nya Isah,kami yakin jika mendapatkan penanganan medis yang tepat,mereka masih memiliki Harapan untuk pulih dan bisa Hidup Normal Kembali” ujar warga Tegal gede-Abang.
Kisah Ibu Asih menjadi pengingat bahwa perhatian terhadap kesehatan mental masyarakat pedesaan perlu ditingkatkan. Dukungan dari semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, sangat dibutuhkan agar mereka yang terdampak tidak dibiarkan menderita seorang diri.
(Jajang ab)