Portal warta bela negara Garut-30 Agustus 2025- Abang topan tokoh masyarakat menumpahkan isi hatinya soal keadaan bangsa yang semakin menyedihkan. Ia menyoroti bagaimana rakyat sering menjadi korban dalam benturan dengan aparat penegak hukum, sementara para wakil rakyat justru tak jarang melontarkan kata-kata yang merendahkan.
“Kalau sudah begini, siapa yang akan disalahkan? Rakyatkah, atau para pejabat yang kerap berkata kasar pada masyarakat?” ucapnya dengan nada getir.
Lebih jauh, ia mempertanyakan arah demokrasi dan keadilan di negeri ini. “Keadilan di negeri ini seakan sudah mati. Demokrasi pun semakin kehilangan arah. Bagaimana nasib bangsa Indonesia ke depan? Bagaimana nasib anak cucu kita? Bagaimana nasib rakyat?”
Pertanyaan itu menggambarkan kegelisahan banyak hati rakyat. Demokrasi yang semestinya menjadi jalan menuju kesejahteraan, justru kerap menghadirkan kekecewaan.
Namun, di balik kekecewaan, Abang Topan tetap berharap kepada Allah SWT agar negeri ini diberi perlindungan. “Semoga Allah melindungi kita semua, apa pun keadaan yang terjadi. Tinggal menunggu waktu, akankah negeri ini sembuh atau bubar. Sejarah politik bangsa sudah mencatat banyak kegagalan demokrasi,” ujarnya menutup pernyataan.
Bagaimana menurut Anda, apakah negeri ini masih bisa diselamatkan, atau justru semakin jauh dari keadilan.(Red)