Kepala Kemenag Dr. H. Saepulloh, S.Ag., M.Pd.I Hadiri Pembukaan Sekolah Tinggi Agama Islam Nusantara (STAINUS) Garut

Portal Warta Bela Negara. Garut 29 Agustus 2025.– Dalam semangat memperkuat sinergi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, Dr. H. Saepulloh, S.Ag., M.Pd.I, menghadiri secara langsung acara pembukaan Sekolah Tinggi Agama Islam Nusantara (STAINUS) Garut yang berlokasi di Jalan Pembangunan, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut, pada hari yang penuh khidmat dan antusiasme dari para akademisi, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintahan setempat.

Dalam sambutannya, Dr. H. Saepulloh menyampaikan pentingnya pembangunan lembaga pendidikan tinggi berbasis keagamaan seperti STAINUS dalam menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks. Beliau menekankan bahwa arah pembangunan pendidikan Islam tidak hanya sebatas pada pencapaian kuantitas, tetapi harus ditopang oleh kualitas yang mumpuni.

> “Berpikir kualitas, tapi jangan lupa berpikir tentang bagaimana mewujudkan kuantitas. Kuantitas lahir dari kualitas, dan kualitas tumbuh dari kuantitas. Dua hal ini tidak dapat dipisahkan. Harapannya tentu, Kementerian Agama dengan STAINUS bisa terus berkolaborasi membangun pendidikan Islam yang unggul dan relevan,” ujar H. Saepulloh.

Beliau juga menyoroti pentingnya integrasi antara agama dan sains dalam dunia pendidikan. Menurutnya, pemisahan antara keduanya justru akan mengakibatkan ketimpangan dalam membentuk karakter dan intelektualitas peserta didik.

> “Agama tanpa ilmu pengetahuan bisa menjadi buta arah, sedangkan ilmu tanpa agama bisa menjadi sesuatu yang rapuh dan kehilangan nilai. Keduanya harus berjalan beriringan. Ini adalah dasar penting dalam pengembangan STAINUS ke depan,” tambahnya.

Acara pembukaan STAINUS Garut ini menjadi tonggak sejarah bagi dunia pendidikan Islam di Kabupaten Garut, sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang dalam spiritualitas. Diharapkan, STAINUS Garut mampu menjadi pusat pengembangan keilmuan yang tidak hanya berbasis pada tradisi keislaman, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan zaman.

BACA JUGA  Kapolres Garut Tinjau Langsung Pelayanan Publik ,Pastikan Kesiapan dan Kualitas Layanan untuk Masyarakat

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah tokoh akademisi, perwakilan dari pemerintah daerah, serta masyarakat sekitar yang memberikan dukungan penuh terhadap hadirnya STAINUS di wilayah Tarogong Kidul. Sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat menjadi salah satu kunci sukses dalam mewujudkan visi besar pendidikan Islam yang inklusif, modern, dan bermartabat.

Dengan dibukanya STAINUS Garut, harapan besar pun tumbuh untuk mencetak kader-kader pemimpin masa depan yang memiliki kompetensi akademik tinggi, berakhlakul karimah, dan mampu berperan aktif dalam membangun bangsa dan negara.(opx)